There was an error in this gadget

Thursday, September 24, 2009

Spiral of Silence Part 2-Mean Girls




ANALISIS FILM SPIRAL OF SILENCE – MEAN GIRLS

Sinopsis
Cady Heron (Lindsay Lohan) adalah seorang gadis yang dibesarkan di Afrika. Pada umur 16 tahun, dia pindah ke Amerika dan untuk pertama kalinya memasuki sekolah negeri (selama di Afrika, Cady menjalani home schooling). Pada hari pertamanya, Cady kaget dengan peraturan yang ada di sekolahnya dan ia pun berusaha untuk menyesuaikan diri. Beruntung, Cady bertemu dengan dua murid yang bersedia mengajaknya berkeliling sekolah dan memperkenalkan seluruh lingkungan sekolah yaitu Janis Ian (Lizzy Caplan) gadis pemberontak dan Damian (Danial Franzese) seorang gay.

The Plastics merupakan trio gadis paling popular yang berada pada posisi tertinggi dalam jajaran sosial di sekolah, Karen Smith (Amanda Seyfried), Gretchen Wieners (Lacey Chabert), dan Regina George (Rachel McAdams). Regina dikenal sebagai “ Queen Bee” dan dikagumi oleh semua wanita di sekolah, bahkan merupakan suatu kehormatan apabila mendapat pukulan oleh Regina.

Suatu hari,saat sedang makan siang, Cady diajak untuk duduk bersama The Plastics. Namun, Janis dan Damian juga meyakinkan Cady agar dia mau makan siang bersama mereka lagi. Dengan begitu, Cady dapat melaporkan pada mereka apa saja yang dilakukan oleh The Plastic. Seperti ketika Cady diperkenalkan tentang “The Burn Book”, buku yang memuat komentar-komentar buruk mengenai gadis lain di sekolah. Namun, pada saat yang sama Cady mempunyai perasaan khusus terhadap Aaron Samuels (Jonathan Bennet) yang adalah mantan pacar Regina. Dalam kelompok The Plastic dilarang memacari mantan pacar anggotanya, Gretchen yang mengetahui hal ini dan berjanji akan menjadikannya rahasia malahan memberitahukannya pada Regina.

Cady yang semula sama sekali tidak mengenal lingkungan sekolahnya akhirnya menjadi salah satu orang yang sangat populer. Namun untuk meraihnya, ia bergabung dengan The Plastic. Tidak hanya bergabung, namun Cady juga melakukan apa saja yang diperintahkah oleh The Plastic. Salah satunya adalah Cady menggunakan baju-baju yang setipe dengan mereka. Bahkan dalam talent show di sekolahnya, Cady bergabung dengan The Plastic menyanyikan lagu ‘Jingle Bell Rock’ menggunakan baju yang sangat minim.

Regina yang mengetahui bahwa Cady menyukai Arron menjalan rencana untuk kembali menjadikan Aaron pacarnya. Regina mengundang Cady ke pesta Halloween lalu ketika kelas calculus berlangsung, Cady mengundang Aaron ke pesta Halloween tersebut. Saat pesta berlangsung, Regina mencium Aaron, mengetahui hal ini Cady pun marah dan memutuskan untuk meninggalkan The Plastic. Tetapi Janis menenangkan dan meyakinkan Cady agar dia tetap bersama The Plastic agar mereka dapat melakukan pembalasan.

Regina ingin menurunkan berat badan, tetapi Cady malah memberinya “Kalteen” dan mengatakan bahwa itu akan membantunya menurunkan berat badan dengan sangat cepat. Pada kenyataannya, Kalteen biasa dikonsumsi oleh anak-anak di Afrika untuk menambah berat badan. Sekali lagi, Cady mulai berbicara pada Aaron, seolah-olah dia kurang pintar dalam matematika. Padahal Cady sangat pintar dalam matematika dan telah beberapa kali diminta untuk mengikuti olimpiade matematika. 

Pada akhirnya, Cady berhasil membuat Gretchen dan Karen marah pada Regina sehingga Regina dikeluarkan dari The Plastic. Lama-kelamaan, Cady mulai berperilaku seperti Regina yang membuat Janis menjadi kesal. Dan setelah Regina dikeluarkan, Cady pun menjadi wanita yang paling popular di sekolahnya. Pada pesta yang diadakan di rumah Cady, ia mabuk dan mendekati Aaron, namun Aaron menolaknya dan berkata bahwa Cady seperti kembaran Regina. Dan ia pun kehilangan Janis dan Damian yang membencinya seperti mereka membenci Regina.

Setelah mengetahui bahwa Kalteen adalah makanan yang membuat berat badannya naik, Regina berencana untuk menghancurkan hidup Cady. Regina pun memberikan “The Burn Book” pada Kepala Sekolah Mr. Duvall (Tim Meadows) dan mengatakan bahwa para anggota The Plastic yang tersisa yang melakukannya. Tetapi sebelumnya, Regina meng-copy isi The Burn Book dan menyebarkannya di sekolah, sehingga membuat para murid menjadi berkelahi satu sama lain. Akhirnya, Mr. Duvall mengumpulkan mereka di lapangan olahraga dan meminta mereka mengakui hal hal buruk yang pernah mereka lakukan.
Janis yang terlanjur kesal dengan Cady pun membeberkan rahasia bahwa ia ,Damian, dan Cady berencana untuk menghancurkan hidup Regina. Cady pun berusaha meminta maaf pada Regina, tetapi di saat yang bersamaan Regina malah tertabrak mobil. Karena itu, tersebarlah rumor bahwa Cady yang mendorong Regina sehingga ia tertabrak.


Pada suatu hari, diadakan pemerikasaan apakah benar apa yang tertulis di The Burn Book benar terjadi. Cady akhirnya mengaku bahwa dialah yang menulis komentar-komentar yang buruk mengenai Ms. Norbury (guru matematika). Hukuman dari Ms. Norbury adalah Cady harus mengikuti olimpiade matematika.
Tepat pada saat Cady mengikuti olimpiade tersebut, diadakan pesta dansa di sekolahnya. Setelah berhasil memenangkan olimpiade, Cady megikuti acara pesta dansa dan memenangkan Queen of Spring Fling. Cady merasa tidak pantas untuk itu atas semua yang telah ia perbuat dan mematahkan mahkotanya untuk dibagikan pada murid yang lain. Ia pun mendapatkan pengampunan dari The Plastic, Janis, Damian dan juga Aaron.


Analisa Film dalam Hubungan dengan Teori Spiral of Science
Dalam film Mean Girls, diceritakan hubungan antara Cady dengan teman-temannya, khususnya dengan The Plastics. Dalam cerita ini, Cady pada awalnya merupakan kelompok minoritas dalam sekolah barunya. The Plastics sendiri merupakan kelompok mayoritas yang sangat disegani di lingkungan sekolah mereka. Kata-kata, perbuatan dan kebiasaan-kebiasaan mereka menjadi tolak ukur anak-anak lain di sekolah tersebut. Singkatnya, The Plastics merupakan opinion leader di sekolah mereka.

Cady yang awalnya merupakan minoritas yang hanya mempunyai Janis dan Damian sebagai teman, pada akhirnya bergabung dalam kelompok The Plastics. Ia berusaha untuk mengikuti seluruh kegiatan dan tingkah laku kelompok ini. Cady mengikuti saran-saran The Plastics seperti cara berpakaian, mengikuti aktivitas mereka mengerjai anak-anak lain dan pada akhirnya Cady pun berhasil menjadi salah satu dari kelompok mayoritas di sekolahnya. 

Meskipun demikian, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Cady tidak sesuai dengan prinsip hidupnya. Hal yang bisa dijelaskan dalam teori spiral of science bahwa seseorang akan diam meskipun hal-hal/opini yang ada tidak sesuai dengan prinsip dirinya sendiri.

Hal-hal yang dilakukan Cady yang bertentangan dengan prinsipnya antara lain:
1. Talent Night
Saat acara talent night, Cady dan The Plastics bernyanyi lagu natal sambil mengenakan baju yang sangat minim. Hal ini membuat Cady tidak nyaman, namun tetap saja ia lakukan.
2. Olimpiade Matematika
Cady yang sebelumnya juga ingin bergabung dalam olimpiade matematika akhirnya tidak ikut bergabung. Sekali lagi karena ia melihat bahwa mayoritas dari sekolah itu, terutama The Plastics menganggap olimpiade matematika adalah kegiatan yang tidak populer.
3. Hubungan Cady dan Aaron
Cady juga mengikuti aturan yang ada di The Plastics mengenai kepemilikan pacar. Bagi The Plastics, jika seorang dari mereka telah mengencani seorang di lingkungan sekolah, maka orang tersebut tidak boleh menjadi pacar dari The Plastics yang lain. Hal ini terlihat saat Cady mengutarakan bahwa ia menyukai Aaron di depan Gretchen dan Karen. Karena aturan tersebut, Cady akhirnya berusaha untuk tidak menyukai Aaron, meskipun sebenarnya ia sangat menyukainya.

Dari hal-hal tersebut, terlihat jelas bagaimana pengaruh kuat dari The Plastics dalam hidup Cady di sekolahnya. Ia selalu mengikuti mereka dan pada akhirnya menjadi kelompok mayoritas itu juga. 

Film ini sesuai dengan teori spiral of silence melihat dari aspek bahwa orang lebih memilih untuk diam dalam mayoritas karena adanya keinginan untuk tidak terisolasi, keinginan untuk menjadi populer atau esksis dalam suatu kelompok. Teori ini berlaku dalam kehidupan Cady dengan The Plastics sesuai dengan penjelasan di atas.

No comments:

Post a Comment